Salah satu kegiatan yang dilakukan PT Medisindo Bahana di tahun 2024 ini adalah melakukan kegiatan “Edukasi Penyakit Tidak Menular” dan kegiatan tes kesehatan gratis bersama dengan APKESMI (Asosiasi Puskesmas Se Indonesia) dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Puskesmas-puskesmas diwilayah DKI Jakarta.

edukasi diabetes

Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara merupakan lokasi kegiatan pertama dan kegiatan ini dilakukan  pada hari kamis, 2 Mei 2024 dengan peserta sejumlah  51 Kader Puskemas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kegiatan edukasi mengenai penyakit tidak menular yang disampaikan oleh dokter Anhar yang merupakan  dokter dari Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, dimana beliau menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan untuk menghindari penyakit-penyakit tidak menular antara lain penyakit diabetes, penyakit tekanan darah tinggi dan penyakit jantung dengan cara antara lain menjalani pola hidup sehat dengan berolahraga, mengkonsumsi makanan sehat dan melakukan kontrol tekanan darah serta kadar gula darah secara teratur.

Dalam penyampainya, dokter Anhar juga menjelasakan bahaya akan penyakit tidak menular antara lain bahaya diabetes, bahaya tekanan darah tinggi dan bahaya akan penyakit jantung yang disebabkan karena kolesterol yang tidak terkontrol dengan baik.

Selain kegiatan edukasi kesehatan, para peserta juga diberikan informasi produk-produk yang dipsarkan oleh PT Medisindo Bahana dan cara penggunaannya serta kelebihan produk.

Setelah mengikuti kegiatan presentasi mengenai edukasi kesehatan dan pengenalan produk, para peserta mengikuti kegiatan tes kesehatan gratis antara lain tes gula darah dengan menggunakan produk GlucoDr, tes tekanan darah dengan menggunakan tensimeter Rossmax dan tes kolesterol serta tes asam urat dengan menggunakan tes kolesterol dan tes asam urat dari familyDr.

Dengan kegiatan ini diharapkan peserta kegiatan akan mengetahui bahaya penyakit tidak menular sejak dini dan melakukan pola hidup sehat serta menggunakan produk-produk kesehatan yang dipasarkan oleh PT Medisindo Bahana sebagai alat tes kesehatan mandiri yang selalu digunakan di rumah.

edukasi diabetes

Kegiatan Edukasi Penyakit Tidak Menular dan Tes Kesehatan Gratis ini akan terus dilakukan oleh PT Medisindo Bahana bersama dengan APKESMI dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta di puskesmas-puskesmas lainnya yang tersebar di seluruh DKI Jakarta.

#edukasi#penyakittidakmenular#medisindobahana#glucoDr#familyDr

Sebagai orang tua kita dapat mengurangi risiko komplikasi diabetes pada anak dengan memaksimalkan waktu kadar glukosa berada dalam kisaran target (4 hingga 8 mmol/L). Skrining penting untuk menemukan kemungkinan komplikasi yang mungkin terjadi secara dini.

Hal penting yang perlu diketahui mengenai komplikasi diabetes :

  • Anda dapat mengurangi risiko komplikasi diabetes pada anak dengan memaksimalkan waktu kadar glukosa berada dalam kisaran target (4 hingga 8 mmol/L)
  • Skrining penting untuk menemukan kemungkinan komplikasi yang mungkin terjadi secara dini.

Komplikasi diabetes apa saja yang mungkin terjadi pada anak?

1. Masalah Mata
Retinopati terjadi apabila terdapat kerusakan pada retina. Retina adalah lapisan tipis jaringan di bagian belakang mata. Retina mengandung pembuluh darah kecil dan ujung-ujung saraf untuk penglihatan. Kondisi mata terkait diabetes lainnya yang dapat terjadi adalah katarak dan penglihatan kabur. Pemeriksaan rutin akan membantu meminimalkan kerusakan.

Dianjuran untuk melakukan  skrining retinopati untuk 2 jenis penderita diabetes:

  • Diabetes tipe 1, Memulai melakukan skrining sejak usia 11 tahun (setelah anak menderita diabetes selama 2 hingga 5 tahun). Skrining berkelanjutan setiap 1 hingga 2 tahun, tergantung pada hasil skrining
  • Diabetes tipe 2, Memulai skrining pada saat diagnosis. Skrining berkelanjutan setiap 1 hingga 2 tahun tergantung pada hasil skrining

2. Masalah Ginjal
Ginjal bertindak sebagai penyaring bagi tubuh kita, menyaring limbah ke dalam air seni yang kemudian dibuang oleh tubuh. Nefropati mengacu pada kerusakan ginjal yang terkait dengan diabetes. Mereka yang paling berisiko adalah orang yang memiliki salah satu dari yang berikut ini:

  • Kadar glukosa darah yang tetap tinggi dalam jangka waktu yang lama
  • Kadar glukosa darah yang terus berubah dalam jangka waktu yang lama

Pemeriksaan rutin untuk mencari protein dalam air seni (mikroalbuminuria) akan membantu mengidentifikasi setiap perubahan dini pada fungsi ginjal, dan meminimalkan kerusakan yang mungkin disebabkan oleh kondisi ini. Tes skrining untuk nefropati adalah sampel urin. Anak Anda juga memerlukan pemeriksaan tekanan darah secara teratur.

Dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan sebagai berikut :

  • Diabetes tipe 1, Memulai skrining sejak usia 11 tahun (setelah seorang anak menderita diabetes selama 2 sampai 5 tahun) dan skrining dilakukan berkelanjutan setiap tahun
  • Diabetes tipe 2, Memulai skrining pada saat diagnosis dan skrining dilakukan berkelanjutan setiap tahun

3. Masalah Saraf
Neuropati mengacu pada adanya kerusakan saraf yang berhubungan dengan diabetes. Mereka yang paling berisiko adalah orang-orang yang memiliki kadar glukosa darah yang tetap tinggi dalam jangka waktu yang lama.

4. Masalah Kaki
Masalah kaki terjadi karena penurunan aliran darah atau masalah saraf, tidak mungkin terjadi pada anak-anak atau remaja. Namun, kondisi kaki perlu dirawat dengan baik untuk mencegah masalah di kemudian hari. Konsultasikan dengan dokter untuk membantu permasalah pada kaki anak anda.

5. Penyakit Vaskular (pembuluh darah)
Penderita diabetes memiliki peningkatan risiko terkena penyakit pembuluh darah pada usia dini ( stroke dan serangan jantung ).

6. Tekanan Darah Tinggi (hipertensi)
Penderita diabetes memerlukan pemeriksaan tekanan darah pada saat didiagnosis dan setidaknya setahun sekali untuk menghindari risiko serangan jantung.

7. Kolesterol atau Lipid
Kolesterol adalah zat lemak yang secara alami terdapat dalam darah dan sel. Kolesterol tinggi meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Jika ada riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi atau penyakit kardiovaskular dini, lakukan  dimulai sejak usia 2 tahun.

8. Kesehatan Mulut
Anak-anak dan remaja dengan diabetes memiliki risiko yang lebih tinggi terkena penyakit gusi, kerusakan gigi dan infeksi. Kadar glukosa yang tetap tinggi membuat hal ini lebih mungkin terjadi. Penting bagi anak-anak dan remaja untuk menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride dua kali sehari serta mengunjungi dokter gigi secara teratur paling tidak 6 bulan sekali.

Semoga artikel ini memberikan manfaat untuk anda untuk menghindari anak terkena penyakit komplikasi yang diakibatkan karena diabetes melitus.

#kontrolguladarahsejakdini#diabetes#knowledge#glucodr

Sumber : Kids Health, New Zealand

Diabetes adalah suatu kondisi medis dimana tubuh tidak mampu memakai gula darah sebagai energi, hal ini dikarenakan pankreas tidak dapat memproduksi cukup insulin yang merupakan hormon untuk menyeimbangkan jumlah glukosa dalam darah.

Kekurangan akan insulin menyebabkan tingginya kadar glukosa darah yang berakibat merusak pembuluh darah dan saraf, sehingga diabetes akan dapat memengaruhi bagian tubuh mana saja termasuk gigi dan gusi. Orang dengan diabetes akan lebih berisiko menderita penyakit periodontal (penyakit gigi) karena mereka kurang bisa melawan infeksi secara umum.

Kenaikan kadar gula bagi penderita DM dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri dan kuman yang ada di rongga mulut. Hal ini menyebabkan bakteri dan kuman tersebut dapat berkembang sehingga dapat menyebabkan peradangan. Salah satu bentuk peradangan tersebut yaitu terbentuknya kantong yang diisi oleh kuman dan bakteri yang disertai nanah yang disebabkan oleh gusi yang menjauh dari gigi. Gejalanya seperti gusi yang berwarna lebih merah, terasa nyeri, berdarah, bengkak, gigi mengalami kegoyangan dan bau mulut. Hal ini dapat menyebabkan radang pada gusi (ginggivitis), radang pada jaringan pendukung gigi (periodontitis), gigi berlubang (karries gigi), jamur (kandidiasis), abses, mulut kering dan infeksi mulut.

Hubungan antara diabetes dan penyakit periodontal belum banyak diketahui masyarakat. Masyarakat masih menganggap bahwa penyakit diabetes dan kesehatan gigi adalah dua hal yang tidak saling berhubungan satu sama lain.

Untuk mengatasinya, penderita DM untuk selalu mengontrol gula darah, menyikat gigi setiap hari dengan cara yang benar,  melakukan flossing (membersihkan sela-sela gizi menggunakan benang dental floss) setiap hari, menggunakan obat kumur, merawat gigi tiruan, dan rutin cek kesehatan gigi ke dokter gigi serta menghindari rokok.

Berikut ini adalah Tips Menjaga Kesehatan Gigi untuk Penderita Diabetes :

  1. Kendalikan Kadar Gula Darah. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat memicu pertumbuhan bakteri berbahaya
  2. Sikat Gigi secara Teratur
  3. Pilih Sikat Gigi yang Tepat
  4. Minum Air Putih yang Cukup
  5. Hindari Rokok
  6. Selalu melakukan kontrol gula darah secara teratur

Dengan kondisi kadar gula darah yang normal, Anda akan dapat melawan infeksi bakteri atau jamur di daerah mulut serta kondisi mulut yang kering yang disebabkan oleh diabetes.

Untuk seorang diabetes yang menggunakan gigi palsu, diharapkan untuk selalu membersihkan gigi palsu setiap hari dari sisa-sisa makanan yang tertinggal. Pastikan untuk menyikat gigi dua kali sehari dengan menggunakan sikat gigi secara lembut, pada pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Hindari juga kebiasaan buruk seperti merokok atau mengunyah tembakau agar tidak memperburuk kondisi.

Itulah beberapa kiat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi penderita diabetes. Jangan lupa untuk selalu memberikan informasi mengenai kadar gula darah Anda kepada dokter gigi setiap kali pemeriksaan, agar dapat dilakukan perawatan yang sesuai.

#edukasidiabetes#kontrolguladarahsejakdini#glucodr#testguladarah

Sering kali kita melupakan pentingnya menjaga kesehatan mata. Padahal, dengan rutinitas kita sehari-hari seperti menatap layar gadget, hingga hobi membaca di kegelapan dapat membahayakan kesehatan mata dan jika hal ini dibiarkan secara terus menerus akan mengakibatkan kemampuan penglihatan Anda menurun.  Berikut ini adalah beberapa cara untuk menjaga kesehatan mata dirumah.

  1. Mengonsumsi makanan bergizi

Cara yang paling mudah untuk menjaga kesehatan mata Anda adalah dengan makan makanan sehat untuk mata. Penuhilah porsi makanan anda dengan  sumber makanan tinggi asam lemak omega-3, zink, vitamin A, vitamin C, vitamin E, hingga karotenoid.

Karotenoid memiliki kelebihan tidak hanya baik untuk mata, tetapi juga mampu membantu meningkatkan sistem kekebalan dan melindungi tubuh dari serangan penyakit.

Anda dapat memenuhi seluruh asupan gizi ini dari makanan yang sehat untuk mata, seperti wortel, jeruk, sayuran berdaun hijau (bayam, sawi, brokoli, lobak hijau), kacang-kacangan, telur, ikan berlemak (salmon, tuna, sarden), dan lain sebagainya.

Menjaga pola makan juga bermanfaat agar Anda terhindar dari risiko obesitas serta penyakit seperti diabetes tipe 2, yang menjadi salah satu penyebab utama kebutaan pada orang dewasa.

 

  1. Hindari asap rokok

Asap rokok tidak hanya berbahaya untuk kesehatan paru-paru dan jantung, namun juga dapat berpengaruh buruk pada mata dan rokok sering kali dikaitkan dengan masalah-masalah kesehatan berikut:

  • Degenerasi makula:Seorang perokok memiliki risiko 3-4 kali lebih tinggi untuk terkena degenerasi makula.
  • Katarak: Seorang perokok yang merokok lebih dari 15 batang sehari akan memiliki risiko 3 kali lebih tinggi untuk memiliki katarak di matanya.
  • Glaukoma: Merokok sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, katarak, serta diabetes, yang mana semuanya merupakan faktor risiko glaukoma.
  • Retinopati diabetik: Merokok juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes, sehingga kemungkinan terkena komplikasi diabetes seperti retinopati juga lebih besar.
  • Sindrom mata kering: Perokok aktif juga akan memiliki peluang lebih besar untuk mengalami sindrom mata kering.

Hindari rokok sejak dini untuk terhindar dari kondisi diatas dan apabila Anda bukan perokok aktif, Anda tetap harus menghindari paparan asap rokok dari orang sekitar. Menjadi perokok pasif sama berbahayanya dengan perokok aktif.

 

  1. Pakai kacamata hitam di luar ruangan

Anda perlu mengatahui bahwa paparan radiasi UV berlebihan meningkatkan risiko katarak dan degenerasi makula. Oleh karena itu, pilih kacamata yang dapat menghalangi sinar UVA dan UVB hingga 99 persen.

Pastikan lensa dapat melindungi mata Anda secara keseluruhan dengan memilih lensa yang menutupi mata Anda dari depan dan samping. Kacamata hitam yang berkualitas baik dapat mengurangi silau saat mengemudi sehingga tidak membuat mata Anda sakit.

Jika Anda memakai lensa kontak, pilih juga lensa yang dilengkapi dengan perlindungan sinar UV. Atau, Anda bisa tetap menggunakan kacamata hitam untuk mendapatkan perlindungan tambahan.

 

  1. Atur pencahayaan ruangan yang sesuai

Mengatur pencahayaan dalam ruangan adalah salah satu cara menjaga mata tetap sehat.  Dengan pencahayaan ruangan yang baik akan membantu memelihara kesehatan mata.

Beberapa risiko lain yang mungkin terjadi apabila Anda beraktivitas atau suka membaca di ruangan gelap. Mata Anda bisa kering karena dalam cahaya redup mata jadi jarang berkedip. Mata kering bisa membuat penglihatan Anda jadi tidak nyaman.

Berikut ini adalah tips untuk memilih lampu ruangan yang baik bagi kesehatan mata:

  • Hindari memasang bohlam dengan Cahaya neon terang.
  • Memasang penerangan yang mengarah bawah mata.
  • Pilih bohlam dengan watt kecil yang memancarkan cahaya hangat yang menyerupai sinar matahari alami.

 

  1. Hindari melihat layar gadget terlalu lama

Menatap layar komputer dan gadget terlalu lama dapat mengakibatkan mata lelah, kering, dan tegang. Selain mengalami masalah pada mata, Anda juga dapat terkena beberapa gangguan lainnya seperti:

  • Pandangan kabur
  • Kesulitan memusatkan perhatian dari kejauhan
  • Sakit kepala
  • Nyeri leher, punggung, dan bahu
  • Istirahatkan mata Anda setiap 20 menit sekali.
  • Jika Anda pekerja yang menghabiskan waktu di depan komputer, usahakan untuk berjalan-jalan setiap 2 jam sekali selama 15 menit.
  • Anda juga perlu menjaga postur tubuh yang baik saat beraktivitas di depan layar monitor atau gadget agar kesehatan mata Anda tidak terganggu. Gunakan kursi yang nyaman dan tidak terlalu tinggi maupun rendah.

 

 

  1. Melakukan senam mata

Senam mata dapat dilakukan untuk membantu memelihara kesehatan otot mata. Anda bisa melakukannya di pagi hari, sebelum tidur, atau saat mata terasa lelah.

 

  1. Tidur yang cukup

Tidur dapat membantu mata Anda untuk beristirahat secara total. Setelah seharian digunakan untuk beraktivitas, mata butuh waktu untuk memperbaiki dan memulihkan diri. Saat Anda kurang tidur, otomatis mata tidak memiliki cukup waktu untuk beristirahat. Kondisi ini bisa mengakibatkan melemahnya penglihatan Anda secara perlahan.

Kondisi  kurang tidur dapat mengakibatkan mata terasa gatal, kering, bahkan mata tampak memerah. Hal ini disebabkan mata tidak menghasilkan air mata yang cukup karena kurang tidur dan akan menyebabkan mata berisiko terkena infeksi.

 

  1. Olahraga teratur

Perlu diketahui bahwa banyak penyakit atau gangguan mata yang berhubungan dengan masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, serta kolesterol tinggi. Dengan melakukan olahraga dapat menurunkan risiko glaukoma sebesar 25% dan dengan berolahraga sebanyak 3 kali seminggu juga dapat memperkecil peluang Anda untuk akan terkena degenerasi makula di usia tua.

 

  1. Cek Kadar Gula Darah Secara teratur

Gangguan penglihatan akibat diabetes awalnya ditandai dengan pandangan yang kabur dan bisa disertai rasa sakit. Apabila gejala mata kabur karena diabetes ini terus dibiarkan, maka bisa menyebabkan komplikasi pada mata bahkan kehilangan penglihatan secara permanen.

Lakukan cek gula darah secara teratur dirumah dan untuk penderita diabetes harus mengukur kadar gula darah secara teratur  serta menghindari makanan yang menjadi pemicu diabetes. Kondisi retinopati diabetik adalah salah satu komplikasi diabetes yang paling serius dan dapat menyebabkan kebutaan.

 

  1. Rutin memeriksakan mata

Lakukan pemeriksaan mata tidak hanya disaat   Anda sudah memiliki gangguan pada mata. Namun kegiatan pemeriksaan mata  perlu dijadikan kebiasaan dan dilakukan secara berkala dan dengan pemeriksaan mata dapat membantu memantau seberapa baik kemampuan penglihatan Anda, serta mendeteksi adanya masalah mata sejak dini.

PT Medisindo Bahana dan LKBN Antara kembali melakukan kegiatan edukasi kesehatan dan tes kesehatan gratis yang dilakukan bertempat di kantor LKBN Antara,  Jalan Cikini IV No 11 – Menteng , Jakarta Pusat pada tanggal 5 & 6 Maret 2024.

Kegiatan ini merupakan kegiatan kedua yang dilakukan bersama  PT Medisindo Bahana dan LKBN Antara yang bertujuan untuk memberikan edukasi pentingnya menjalani pola hidup sehat sejak dini agar terhindar dari penyakit diabetes, hipertensi dan kolesterol dan layanan tes kesehatan untuk para karyawan dilingkungan LKBN Antara.

Dalam kegiatan ini team marketing PT Medisindo Bahana melakukan kegiatan tes kesehatan yang meliputi tes gula darah dengan menggunakan produk GlucoDr. auto™ A (AGM-4000) yang merupakan produk alat tes gula darah berkualitas internasional dengan kelebihan antara lain waktu pengukuran hanya 5 detik, memiliki memory 500 data, volume sample yang sangat sedikit ( 0,5 uL ) serta memiliki garansi alat seumur hidup.

Selain tes gula darah, para peserta kegiatan yang merupakan para karyawan dilingkungan LKBN Antara juga mendapatkan tes kolesterol dan asam urat gratis dengan menggunakan alat tes kolesterol dan alat tes asam urat produk familyDr.™ yang merupakan produk yang juga didistribusikan oleh PT Medisindo Bahana di market alat kesehatan di Indonesia dan sudah dapat dibeli di apotek-apotek seperti Kimia Farma, Guardian, Watson serta toko alat kesehatan dan ecommerce diseluruh Indonesia.

Para peserta memberikan respon positive dengan diadakannya kegiatan ini dan seperti kegiatan lainnya, PT Medisindo Bahana juga memberikan promo harga khusus selama kegiatan berlangsung serta dilakukan juga program trade in alat tes gula darah merek apapun dengan alat tes gula darah GlucoDr.

Semoga dengan kegiatan ini akan memberikan kesadaran kesehatan yang kebih baik untuk semua peserta dan karyawan dilingkungan LKBN Antara.

Jika ingin Tim Marketing PT Medisindo Bahana, mengunjungi Intsitusi, Kantor atau Komunitas Anda untuk melakukan edukasi mengenai "Bahaya Penyakit Diabetes Dan Cek Gula Darah Gratis", silahkan menghubungi PT. Medisindo Bahana  di nomor telpon : 021 425 0665 (Yunita/Dwi).

Page 1 of 20

Layanan Pelanggan

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami :

Tel : +62 21 4250665    Fax : +62 21 4250703

Email : medisindo@medisindo.co.id

glucodr official glucodr official